
Lucu banget deh angkot di Philippines ini..
modelnya jeep kuno, jalannya lelet..tapi efektif banget untuk perjalanan pendek..
Di samping MRT, banyak orang memakai moda angkutan ini, mungkin karena di sana pengendara sepeda motor relatif tidak banyak. Gak seperti Jakarta yang pengendara motornya banyak buangettt dan bikin macet...
tarifnya juga murah, cuma 10 peso ( kira-kira Rp. 2000) untuk jarak dekat. Jeepney kecil bisa mengangkut kira-kira 12 orang plus supir, yang besar bisa 16 orang. Aku gak pernah lihat jeepney yang ada pintunya, jadi pintu depan blong aja 2-2nya. Siap-siap juga duduk empet-empetan kalau pas naik jam ngantor / jam pulang kerja, kadang ada juga yang berdiri bergelantungan di pintu kalau terpaksa. Jeepney full AC ( angin cendela alias Ac gratis), jadi lumayan keringetan deh kalau rame gini.
Sama seperti di jakarta, kita gak perlu berdiri di halte untuk menunggu si jeepney. Berdiri aja di pinggir jalan di rute yang dilalui, lambaikan tangan dan kita naik deh..hihi...
Kalau mau berhenti, bilang "PARA (dito) ,po..".artinya "berhenti (disini) Pak"..jangan lupa kasih ongkosnya langsung ke supir karena biasanya jeepney ini gakada kenek
Sewaktu berkunjung ke Kedutaan RI, ternyata ada jeepney juga di halaman depan kedutaan...yang ini lengkap pakai pintu. Lucunya rutenya ditulis : MANILA- JAKARTA...hehe.. ( hayooo ikuttt ...)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar